12 Desember 2019

Liputan Eksklusif Kontan Mengenai ModalSaham

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. ModalSaham Menawarkan Investasi Saham Berbasis Crowdfunding

Pilihan investasi kian beragam. Kini, investor bisa berpartisipasi dengan membeli saham melalui platform pendanaan berbasis ekuiti atau equity crowdfunding. Salah satu platform yang menyediakan jasa tersebut adalah ModalSaham.

CEO ModalSaham Muhammad Reza Alkhawarismi mengatakan, platform ini memiliki konsep untuk mempertemukan pengusaha dengan investor baik ritel ataupun institusi. Nantinya investor dapat membeli dan memperoleh kepemilikan saham atas perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra ModalSaham.

Dikutip dari situs modalsaham.co.id, terdapat 18 mitra usaha yang sahamnya dapat dimiliki investor. Ambil contoh Baba Rafi Enterprises, ForesThree Coffee, KostKita.com, atau LaundryKlin.

Reza menyebut, pihaknya fokus untuk menggaet Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan perusahaan rintisan atau startup untuk menjadi mitra bagi ModalSaham.

Perusahaan tersebut mesti melewati seleksi yang ketat dari berbagai aspek, mulai dari administrasi, tata kelola, hingga prospek bisnis. ModalSaham bekerja sama dengan CSA Research untuk melakukan proses uji kelayakan terhadap perusahaan yang menjadi calon mitra. Jika lolos, perusahaan yang bersangkutan dapat masuk ke platform ModalSaham.

Perusahaan pun akhirnya akan memperoleh pendanaan dari para investor di ModalSaham. “Tujuan kami ingin membimbing UMKM dan startup ini agar bisa IPO di kemudian hari,” ungkap Reza, kemarin.

ModalSaham telah terbentuk sejak Februari lalu. Saat ini proses penggalangan dana belum berlangsung karena masih menunggu proses izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selesai. Namun, pihak ModalSaham sudah beberapa kali melakukan edukasi kepada asyarakat terkait tawaran investasi tersebut.

Reza menuturkan, saat ini hampir 80% investor yang terdaftar di ModalSaham merupakan investor individu. Sebagian di antaranya merupakan bagian dari angel investor.

Salah satu pemicu banyaknya investor kalangan ritel di ModalSaham berasal dari latar belakang dan sektor industri perusahaan yang menjadi mitra di platform tersebut. “Beberapa mitra kami berasal dari sektor F&B dan brand-nya sudah dikenal sehingga cukup dekat bagi investor ritel,” ujar dia.

Di sisi lain, minat investor institusi sebenarnya tetap ada, terutama dari perusahaan modal ventura. Hanya saja, beberapa institusi masih cenderung berhati-hati terhadap investasi di perusahaan start up yang baru berkembang.

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Begini Langkah Investasi Saham Lewat Platform ModalSaham

Pendanaan berbasis ekuiti atau equity crowdfunding mulai berkembang di Indonesia. ModalSaham menjadi salah satu platform yang memfasilitasi investor untuk berinvestasi saham pada perusahaan-perusahaan yang mencari pendanaan melalui equity crowdfunding.

Apabila berminat, investor dapat melakukan pendaftaran di situs modalsaham.co.id. Investor kemudian dapat membeli saham perusahaan-perusahaan mitra minimum 1 lot atau sama seperti investasi saham di pasar modal pada umumnya.

Perhitungan satuan lot di sini tergantung dari valuasi dan kebutuhan dana dari masing-masing perusahaan. Misalnya, jika perusahaan membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar, maka jumlah dana tersebut akan dibagi berdasarkan jumlah investor yakni maksimal 300 orang. Ini berarti minimum investasi yang perlu disiapkan investor adalah sebanyak Rp 3,3 juta per lot.

CEO ModalSaham Muhammad Reza Alkhawarismi mengatakan, jumlah kebutuhan dana dari perusahaan mitra yang dapat difasilitasi oleh ModalSaham berada di kisaran Rp 250 juta sampai Rp 1 miliar. Adapun jumlah maksimal investor sebanyak 300 orang ditetapkan berdasarkan aturan OJK. “Kalau lebih dari 300 orang, perusahaan tersebut sudah bisa dikatakan sebagai perusahaan terbuka walau belum listing di bursa,” terangnya, kemarin.

Investor berkesempatan memperoleh keuntungan berupa dividen yang akan dibagikan setahun dua kali atau tiap semester. Sebelum dibagi, proses audit tentu akan dilakukan terlebih dahulu.

Selain itu, investor yang membeli saham lewat ModalSaham juga berpeluang meraih capital gain atas saham yang ditransaksikan. Pihak ModalSaham menyediakan fasilitas pasar sekunder untuk mengakomodasi kebutuhan investor yang ingin melakukan transaksi dengan harga yang sesuai mekanisme pasar.

Fasilitas ini memang lebih sederhana dari segi tampilan dibandingkan pasar sekunder yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, pastinya investor tetap bisa melakukan seluruh proses transaksi saham sebagaimana mestinya. “Layanan bid dan ask tetap ada di pasar sekunder nantinya,” imbuh Reza.

Dia menyampaikan, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai sistem yang dapat mengontrol aktivitas di pasar sekunder. Contohnya, sistem autoreject jika terjadi pergerakan harga suatu saham yang tidak sesuai dengan kondisi fundamental perusahaan terkait.

Reza menargetkan, seluruh proses perizinan dari OJK bisa selesai pada Oktober nanti. Alhasil, proses penggalangan dana dari investor termasuk pengoperasian pasar sekunder sudah bisa dilakukan.

Dia menambahkan. di akhir tahun nanti pihaknya menargetkan mampu mengumpulkan dana dari investor untuk ke perusahaan mitra sebesar Rp 20 miliar.

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. ModalSaham Siasati Risiko Likuiditas Layanan Pasar Sekunder

ModalSaham sebagai platform layanan investasi berbasis crowdfunding akan turut menyediakan pasar sekunder untuk memudahkan investor bertransaksi saham.

CEO ModalSaham Muhammad Reza Alkhawarismi menuturkan, fasilitas ini memiliki tampilan yang lebih sederhana dibandingkan pasar sekunder yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, investor dipastikan tetap bisa melakukan seluruh proses transaksi saham di ModalSaham sebagaimana mestinya.

Dia menyampaikan, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai sistem yang dapat mengontrol aktivitas di pasar sekunder.

Contohnya, sistem autoreject jika terjadi pergerakan harga suatu saham yang tidak sesuai dengan kondisi fundamental perusahaan terkait.

Layanan investasi saham berbasis crowdfunding memang tergolong baru di Indonesia. Risiko likuiditas pun menjadi tantangan yang bakal dihadapi investor yang berinvestasi di ModalSaham.

Reza mengakui, pihaknya tidak bisa menjamin likuiditas di pasar sekunder ModalSaham benar-benar tercipta. Pergerakan harga saham perusahaan-perusahaan yang terdaftar di ModalSaham pun akan sangat bergantung dari dinamika pasar.

Namun, ModalSaham tetap melakukan upaya untuk meminimalisir risiko likuiditas tersebut. Salah satunya dengan memberikan persyaratan kepada tiap perusahaan mitra di ModalSaham.

Dalam hal ini, perusahaan diharuskan untuk melakukan buyback sekitar 10%-20% atas saham yang beredar di pasar sekunder.

“Kalau perusahaan dapat pendanaan Rp 1 miliar dari investor, kami kasih tahu kepada mereka bahwa 10%-20% dana tersebut harus di-buyback. Jadi perusahaan ini bisa menjadi standing buyer untuk investor yang ingin keluar dari pasar,” paparnya kepada Kontan.co.id, Rabu (18/9).

Selain itu, ModalSaham juga berencana kerjasama dengan sejumlah manajer investasi untuk ikut berkecimpung di platform tersebut. Harapannya, manajer investasi ini juga bisa menjadi market maker yang menggerakkan harga saham di pasar sekunder.

Meski demikian, Reza belum bisa membeberkan secara rinci rencana tersebut, termasuk nama-nama manajer investasi yang dimaksud.

“Untuk langkah awal, kami tetapkan dulu kewajiban buyback bagi masing-masing mitra,” katanya.

Secara umum, Reza berharap seluruh proses perizinan dari OJK untuk operasional ModalSaham diharapkan bisa selesai pada Oktober nanti. Alhasil, proses penggalangan dana dari investor termasuk pengoperasian pasar sekunder sudah bisa dilakukan.

Ia juga menyebut, di akhir tahun nanti pihaknya menargetkan mampu mengumpulkan dana dari investor untuk ke perusahaan mitra sebesar Rp 20 miliar.

 

Liputan Eksklusif:

https://investasi.kontan.co.id/news/modalsaham-menawarkan-investasi-saham-berbasis-crowdfunding

https://investasi.kontan.co.id/news/begini-langkah-investasi-saham-lewat-platform-modalsaham

https://investasi.kontan.co.id/news/modalsaham-siasati-risiko-likuiditas-layanan-pasar-sekunder

 

Diliput Oleh:

https://duniafintech.com/modalsaham-investasi-saham/

https://finansialku.com/investasi-saham-di-waralaba/

https://halloindo.com/kontan/2019/09/18/modalsaham-siasati-risiko-likuiditas-layanan-pasar-sekunder

https://wartakota.tribunnews.com/2019/09/20/modalsaham-memudahkan-investor-bertransaksi-saham?page=2

Share This